Edward's Timeline

Braces Off : Pengalaman Menggunakan Behel Gigi

Hi Guys.. Akhirnya setelah bertahun-tahun blog ini tidak terjamah, akhirnya sekarang ada waktu untuk nulis blog lagi. Banyak kegiatan yang sedang saya lakukan akhir-akhir ini. Disamping kerja, tahun ini saya juga baru masuk kuliah lagi, jadi harap maklum aja yah.

Oh iya moment kali ini memang saya tujukan untuk menulis blog ini karena finally I take off my braces ūüėÄ yeeeeeeeey !!! buat informasi aja, saya pakai braces / behel / kawat gigi sejak 9 januari 2016 dan saya memutuskan untuk menyelesaikan perawatannya pada 29 Desember 2017. Yup, 2 tahun kurang 12 hari. Saya memutuskan untuk menyelesaikan perawatan behel dengan beberapa pertimbangan yang matang. Pertama, karena keluhan saya soal TMJ sudah benar-benar hilang. Awal mula saya memutuskan untuk mengenakan behel adalah karena saya didiagnosis TMJ pada tahun 2015 ( info mengenai TMJ dan proses awal pemasangan behel silahkan lihat disini ). Semenjak menjalani terapi menggunakan behel ini, TMJ saya berangsur-angsur membaik dan tidak pernah kambuh lagi. Alasan kedua, karena dokter gigi saya sudah memperbolehkan. Hal ini tentu juga sangat penting karena saya memutuskan menyudahi perawatan behel karena beliau sudah mempertimbangkan bahwa gigi saya sudah berada di lengkung yang benar dan gigitan juga sudah baik, sehingga beliau memperbolehkan saya menyudahi perawatan behel. Beliau sempat menanyakan saya, apakah sudah yakin mau dilepas ? karena sebenarnya pakai behel lebih lama gak ada salahnya. Namun rupanya beliau mengerti saya kalau saya sudah jenuh menggunakan behel. Akhirnya beliau mengiyakannya. Selanjutnya alasan terakhir, seperti yang baru saja saya ceritakan, saya sudah jenuh. Banyak pengalaman yang membuat saya tidak ingin menggunakan behel berlama-lama. Seperti ketika berkali-kali biji braces menyudul dengan indahnya¬†sariawan yang ada di dalam mulutmu, betapa kamu harus berhati-hati memilih makanan yang tidak akan membuat biji braces-mu copot. Ngilu yang kamu rasakan setiap kali dokter memberi treatment beraneka ragam tiap kamu kontrol. Semua itu saya rasa sudah cukup menemani hari-hari saya selama hampir 2 tahun ini. Pun demikian, saya tetap menjalankan perawatan dengan teratur dan disiplin kontrol sehingga progres yang tampak cukup memuaskan.

before-after

Saya memutuskan untuk menyudahi perawatan behel sudah 1 bulan sebelumnya. Saya sudah konsultasikan ke dokter saya dan akhirnya tanggal 29 Desember 2017 sepulang kerja, saya datang ke klinik untuk bertemu dokter saya. Disana dokter saya sudah siap untuk melakukan prosedur sesuai yang kami diskusikan sebelumya. Beliau seperti biasa dengan ramahnya mulai memeriksa gigi saya. Sambil bercanda seperti biasa dokter saya melepas satu-persatu biji braces saya dan saya masih belum merasakan ada yang aneh. Setelah semua dilepas saya merasa di mulut saya ada yang hilang. Benda yang selama ini selalu berada di gigi saya sudah hilang. Prosedur belum selesai, dokter harus membersihkan sisa lem yang menempel di permukaan gigi. Di proses inilah saya merasakan beberapa kali ngilu karena lem yang menempel terlalu kuat. Setelah lem sudah bersih, dokter melanjutkan scaling ( pembersihan karang ) karena gigi pengguna behel pasti sedikit banyak akan menyebabkan tumpukan karang sisa makanan di selah-selah behel. Pembersihan karang juga seperti biasa, selalu diselingi ngilu di beberapa tempat. Setelah itu gigi saya dicetak untuk keperluan pembuatan retainer setelah perawatan behel.

gingivektomi

20171230424348970020700781

Setelah gigi saya sudah selesai di bersihkan, saya mulai berkonsultasi dengan dokter saya karena saya merasa gigi dan gusi saya ada yang tidak simetris. Akhirnya dokter menyarankan saya untuk gingivektomi ( proses pemotongan gusi ). Setelah saya setuju, dokter langsung menyiapkan anestesi dan alat-alat yang diperlukan. Saya mulai di suntik di beberapa bagian gusi dan beliau mulai membedah gusi saya. Waktu yang dibutuhkan tidak lama, kurang lebih 30 menit semua sudah selesai. Dan saya sangat puas dengan hasil yang saya peroleh selama hampir 2 tahun ini. Saya bersyukur dipertemukan dengan dokter gigi yang sangat profesional menangani pasien yang cukup cerewet seperti saya. Minggu depan saya akan kembali ke klinik untuk mengambil retainer dan menyamakan bentuk gigi seri saya yang asimetris. Intinya perawatan behel itu yang berat adalah prosesnya, dan kamu juga perlu dokter yang profesional dan memberikanmu kenyamanan selama proses perawatan yang cukup panjang. Namun ketika kamu sudah mendapatkan hasilnya, semua usaha yang telah kamu lakukan tidak akan sia-sia.

Untitled-3

  • Ibnu TR

    Wahhhh….beruntung banget nih nemu blog ini, padahal iseng doang googling malem-malem haha. Apalagi updatenya masih fresh buanget.

    Setelah baca semua thread soal braces nya kaks edward gw jadi punya beberapa pertanyaan nih kaks :) boleh yaa hehe

    Firstly, gw udah rencana mau pasang behel tahun ini kaks, makanya udh mulai rajin-rajin research :)
    yg mau gw tanyakan:
    -setelah liat-liat update fotonya kaks edward, gw liat beberapa kali ganti braces nya ya kak. Nah, apakah tiapkali ganti braces itu ada biayanya kaks? Atau sudah termasuk dgn biaya 6jeti yg udh kak edward keluarkan?
    -Juga untuk gingivektomi-nya kaks mengeluarkan biaya lagi gak sih?
    -sebenernya itu aja sih…tapi klo boleh, mau tau dong total biaya selama 2 tahun ini kaks edward udah mengeluarkan brp banyak ya hehe.

    Maaf nih kaks kepanjangan soalnya mnrt saya blog kaks edward ini informatif bgt dan lengkaap. Sorry jga pertanyaannya soal biaya semua soalnya gw baru lulus kaks, dan pengen pake duit sendiri buat pasang braces :) I think that’s all

    • Edward Fernando

      Hi Ibnu.. Syukurlah kalo postingan saya yg sederhana ini bisa sedikit membantu. Saya bantu jawab yah.
      1. Saya selama tahun perawatan gapernah ganti braces yah. Yang selalu diganti itu adalah karetnya. Tiap kontrol pasti ganti karet. Kadang juga ganti kawat sesuai tahap perawatan. Biaya tiap kontrol sesuai masing2 dokter yah. Di tempat aku biaya kontrolnya 150k. Itu meng-cover ganti karet dan ganti kawat. Untuk re-attach braces yang lepas ada tambahan 25k per biji. Semua tergantung kebijakan dokter/klinik.
      2. Gingivektomi juga ada biaya sendiri. 350rb per ruas gigi. Ini juga kembali ke kebijakan dokter/klinik.
      3. Kalo biaya selama 2 th jujur aku blm pernah ngitung total. Mungkin bisa sampai 10jt-an. Setelah lepas braces pun masih a biaya buat pesan retainer 500rb. Mungkin kelihatannya lumayan besar. Tp sebenarnya karena biaya perbulan keluar 150-200k jd ya gak kerasa aja. Palingan kerasanya di awal pasang aja.

      Kalo mau pasang harus bener2 ada perhitungan yang matang. Kalau km berada di dedekat lokasi kampus yang punya RSKGM, bisa coba research disana melayani perawatan orthodonti atau tidak. Biasanya RSKGM seperti di UI atau UNAIR bisa melayani perawatan orthodonti dengan harga yang lebih terjangkau.

      • Ibnu TR

        Ohh… Lebih paham deh sekarang.

        Terimakasih banyak ya ka Edward sudah mau sharing :)
        sukses untuk blognya ūüėÄ

  • Sherly Annisa Aprilia

    Lokasi kliniknya dmn kak? Kbetulan domisili saya jga malang dan ingin merapikan gigi..